Xijiang's Boat
Xijiang De Chuan (西江的船)
By : Jiu Yuexi (玖月晞)
***
SINOPSIS
Ditulis oleh author yang menulis novel The White Olive Tree, As Beautiful As You, Waiting for You In The City (Fireworks of My Heart), The Youthful You Who Was So Beautiful (Better Days), Xiao Nan Feng (Tender Light).
Pertemuan Xu Cheng
dan Jiang Xi pertama kali terjadi ketika dia masih SMA. Kala itu Jiang Xi,
gadis disabilitas -- putri keluarga gangster kaya di kota tersebut -- menjadikannya
model lukisannya. Sejak itu Jiang Xi selalu ingin bertemu dengannya karena dia
tidak pernah punya teman sebelumnya. Di lain sisi, Xu Cheng yang sangat
membenci keluarga Jiang merasa Jiang Xi berbeda dari keluarga Jiang yang lain
-- malah terlihat menyedihkan.
Setelah memutuskan
untuk jangan bertemu satu sama lain lagi, Jiang Xi pun tidak datang lagi
menemui Xu Cheng, meski dia tahu ada gadis yang diam-diam memperhatikannya dari
kejauhan di tempat tersembunyi.
Setahun kemudian Xu
Cheng bertemu lagi dengan Jiang Xi, yang sedang bersembunyi di perahu milik
bibinya. Ternyata dia kabur dari rumah setelah menyaksikan peristiwa mengerikan
di keluarganya. Meski awalnya dia hendak mengusirnya, membayangkan gadis
disabilitas -- nona muda yang terbiasa hidup bak putri -- harus
hidup teraniaya di luar oleh orang lain, dia pun merasa tidak tega dan
membiarkannya tinggal untuk satu malam.
Dilema menggelayuti
hati Xu Cheng. Di satu sisi dia sangat membenci keluarga Jiang yang telah
menghancurkan banyak kehidupan sehingga dia tidak mau banyak berinteraksi
dengannya. Di sisi lain dia merasa keberadaan Jiang Xi selama beberapa waktu
kemudian mewarnai hidupnya. Kebersamaan membuat Xu Cheng makin memahami gadis
seperti apa Jiang Xi itu. Bahkan dirinya kadang mulai berpikir di luar
kendalinya tentang Jiang Xi.
Demi menyelidiki
keluarga Jiang, Xu Cheng yang direkrut oleh kepolisian, mendekati Jiang Xi.
Keduanya hanyut dalam cinta hingga Xu Cheng yang mulanya menyangkal perasaannya
yang sebenarnya menjadi sangat mencinta Jiang Xi. Namun bukti yang dia
kumpulkan berhasil menghancurkan keluarga Jiang dan memusnahkan mereka dari
kota tersebut dalam waktu satu malam. Sayangnya, setelah semua yang terjadi
keberadaan Jiang Xi tidak diketahui.
Selama
bertahun-tahun, Xu Cheng tidak lagi bisa memastikan apakah dia merasakan rasa
bersalah atau cinta kepada Jiang Xi. Apakah itu cinta yang lahir dari rasa
bersalah, atau rasa bersalah yang lahir dari cinta?
Jiang Xi pun tak lagi
bisa membedakan apakah dia membenci atau mencintai Xu Cheng. Apakah cinta
berubah menjadi benci, atau benci berubah menjadi cinta? Apa bedanya?
Mereka mengira mereka
adalah perahu bagi satu sama lain, tetapi ternyata dia adalah peluru yang
ditembakkan ke hatinya. Melihatnya seperti menatap peluru berdarah yang
tak pernah tercabut dari hatinya.
Ketika mereka
akhirnya bertemu lagi setelah bertahun-tahun kemudian, Xu Cheng berusaha
mendapatkan 'pengampunan' dari Jiang Xi. Namun Jiang Xi hanya ingin menghindar
dan tidak berhubungan dengannya lagi.
Kali ini Xu Cheng
memantapkan hatinya, bahwa dia mencinta Jiang Xi, bukan karena rasa bersalah...

Komentar
Posting Komentar